Solo Touring ke Dieng Plateu


Sebenarnya sudah lama saya mengidamkan untuk pergi ke tanah para dewa atau orang sering menyebutnya Dieng Plateu ini, akhirnya pada liburan semester kali ini saya memutuskan pergi kesana bareng KEBO MERAH ane, Lah kok KEBO MERAH? iya, KEBO MERAH adalah nama tunggangan besi saya...soalnya bentuknya semok bgt seperti kebo...hehehe. Kebetulan saya pergi hanya seorang diri sedangkan teman2 diajak tidak ada yang mau, temen saya bilangnya gila aja lu naik motor ksna? gak capek apa...ujarnya, cuma tersenyum aja sayanya..hehehe

Berikut adalah laporan perjalanan saya yang sengaja saya catat biar kawan semua bisa tahu dan mengerti apabila akan berkunjung kesini...

DAY 1 ( 25 Februari 2013 )
Pukul 01.00 pagi Saya mempersiapkan barang apa2 saja yang harus dibawa seperti peralatan mandi, pakaian, jaket, kunci pas, jas hujan dll. Yang paling penting adalah tenda, karena saya akan berniat untuk camping di pinggiran Telaga Cebong selain menghemat biaya, kita juga bisa bersenggama dengan alam juga...hehehe. Setelah mengikat2 barang di jok belakang, ternyata lumayan banyak juga barang bawaanya...gpp deh KEBO kuat ini...ckckck. Setelah semuanya selesai Pukul 02.00 saya tidur sebentar supaya di jalan nanti tidak terlalu ngantuk juga dikarenakan begadang. Alarm saya berbunyi pas pukul 05.00, mata saya masih terasa berat sekali buat membukanya, tapi saya tetap paksakan. Setelah itu saya mandi dan sarapan mie instan. Sebelum berangkat saya pamit kepada orang tua serta minta doanya biar dijalan baik2 aja dan gak ada kendala. Pukul 06.00 saya mulai menarik gas.....
Speedometer saya set menjadi 0 km

Jalur yang saya lewati kebetulan lewat pantura yaitu Jakarta-Bekasi-Karawang-Cikampek-Pamanukan-Indramayu-Cirebon-Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Dadirejo-Batur-Dieng
Inilah jalur yang saya tempuh menuju Dieng Plateu

Udara pagi hari mengantarku pergi, dibekasi jalan sudah mulai tampak begitu ramai oleh pengendara motor yang bergegas pergi untuk bekerja. Macet pun tak terhindarkan, padat rayap kendaraan menemaniku sampai dengan cikarang. Keringat pun bercucuran membasahi baju...huft. 2 jam berlalu, ku melihat speedometer terlihat indikator bensin sudah menunjukan harus diisi ulang. Pukul 08.00 merapat di SPBU di daerah Cikampek dan ku mengisi Rp.30.000 premium.
Kebo lagi diisi ulang biar bisa jalan terus

Setelah mengisi BBM ku istirahat sebentar sekedar meluruskan kaki sambil update status di BBM...hehhehe.  Tak lama saya pun melanjutkan perjalanan kembali. Hangatnya mentari pagi membuatku tampak segar dan berkeringat. Kondisi jalan yang sangat sepi memaksa KEBO MERAH ku lebih memacu kecepatannya. Tapi sial di daerah pamanukan cover engineku salah satu pegangannya terlepas dan terseret ke aspal. Aku pun terpaksa menepi dan melihat kondisinya masih  memungkinkan tidak untuk di perbaiki. Setelah dilihat2 ternyata tidak memungkinkankan untuk diperbaiki dan dengan terpaksa cover engineku kutinggalkan dipinggir jalan.
Selamat Tinggal Cover Engineku

Pukul 09.00 kuputuskan untuk menepi ke sebuah Alfa Mart di daerah Indramayu. Disana ku membeli minuman, tissue, permen, lem power glue serta rokok, harga semuanya Rp.33.000. Istirahat di depan alfamart sambil melumasi rantai yang sudah mulai aus. Pukul 09.30 aku pun mulai menarik gas kembali. Hari itu memang langit sangat cerah sekali dan pukul 10.20 aku sudah memasuki wilayah Cirebon.
Selamat Datang Cirebon
Waktu pun terus berlalu tak terasa pukul 12.00 aku sudah sampai di kota Tegal. Dan pada pukul 12.30 aku putuskan untuk beristirahat dan makan siang di Rumah Makan Padang "Kurnia Baru".
Selamat Datang Tegal

Rumah Makan Padang "Kurnia Baru"

Ajib Bro...
Selesai makan siang dan istirahat, pukul 13.00 ku memulai putar gas kembali. Terik matahari siang itu sangat pekat sekali membuat bajuku lepek dengan keringat. Pukul 14.15 ku mampir di SPBU daerah Bojong, Pekalongan untuk isi ulang minuman si Kebo Merah Rp30.000 premium. Setelah isi ulang aku bertanya ke salah satu petugas SPBU, Apakah jalan ini benar menuju Dieng?tanyaku. "Iya mas benar, mas lurus aja ikutin jalan ini terus sampai mentok ada persimpangan belok kiri"ujarnya. Tak lama aku pun memutar gas kembali dan roda pun mulai berputar akan tetapi tenggorakan ini terasa kering sekali. Kuputuskan untuk beli minuman dahulu di Alfamart untuk menghilangkan sedikit dahaga di tenggorokan. Dahaga pun hilang dan kumulai melanjutkan perjalanan kembali. Satu jam berselang kumulai melewati bukit demi bukit yang masih hijau permai dengan udara yang segar sekali. Kendaraan yang melewati jalan ini terasa jarang sekali, kelok demi kelok kulewati dan sesekali ku melewati pemukiman penduduk, mereka tampak bingung melihat ke arahku dengan bawaanku yg lumayan banyak waktu itu. Belum terbiasa kali...hehehehe. Di daerah Batur aku bertanya kembali pada seorang bapak di pinggir jalan untuk memastikan bahwa jalan yg kulewati ini benar menuju ke Dieng. Dan ternyata memang benar dan masih 11/2 jam perjalanan lagi menuju Dieng. Kubetot lagi gasku supaya bisa cepat sampai di Dieng. Pukul 17.00 ku sudah memasuki kawasan Dieng Plateu dan ku mampir sejenak ke Indomaret untuk membeli roti dan minuman buat nanti malam karena aku akan beniat Camping di Telaga Cebong. Setelah belanja aku bertanya pada kasir Indomaret kalo arah menuju Telaga Cebong kemana? Dia menyarankan lurus aja mas nanti ada persimpangan yang ada banyak tukang ojek  mas lurus aja. Klo begitu terima kasih ya Mas, Ucapku. Ku tancap gas Keboku tetapi kabut tampak mulai tebal dan menghalangi jarak pandangku sehingga kupelan2 memacu Keboku. Udaranya pun sudah mulai tembus jaketku dan berasa sampai kulit2ku. Akhirnya Pukul 17.30 aku pun sampai di Telaga Cebong. 
 Sendiri di Telaga Cebong
Tampak Bukit Sikunir
Hanya sekumpulan para ABG labil disana yang lagi narsis di pinggiran telaga dan beberapa orang pemancing yang kulihat. Terasa sepi bgt, padahal yg kuharapkan ada beberapa orang yang Camping disini. Aku pun sempat bingung waktu itu. Tetap berkemping disini seorang diri atau mencari homestay untuk bermalam. Sambil kuhisap beberapa batang rokok aku pun mulai berpikir karena malam akan segera tiba. Akhirnya kuputuskan untuk mencari homestay di sekitar Telaga Cebong. Sebelum sampai ke Telaga Cebong, diujung pemukiman penduduk aku melihat papan  Rodja homestay dan aku pun mencoba kesana. Depan homestay aku bertemu dengan pemuda setempat yang sedang naik motor dan aku pun bertanya apakah ini bener penginapan? iya mas bener itu penginapan. Terus pemuda itu memanggil yang punya Homestay dan ada seorang Mas2 yang keluar dari pintu. Aku bertanya, disini masih ada kamar gak mas? masih kok mas, jawabnya. Mang berapa orang Mas? Sendiri mas. Setelah itu saya tanya berapa harga permalam untuk satu kamar? Biasanya sih 150rbu mas 1 kamar itu bisa muat 3 sampai 4 orang ujarnya. Dia belum mematok harganya ke saya  karena merasa gak enak kali sama saya karena saya hanya sendirian sehingga dia menyuruh saya untuk masuk kerumahnya dulu untuk ngeteh dan berbincang. Didalam saya disediakan teh anget sambil berbincang dengan Mas Eko yang punya Homestay dan pemuda yang tadi(saya lupa namanya). Mas Eko sangat baik sekali dan ramah. Saya disuruh makan bareng dia sama pemuda yang tadi. Saya sempet gak enak juga, tapi rejeki jgn ditolak langsung dah saya terima tawarannya dan makan bareng mereka. Makanannya sangat enak sekali sampe2 saya nambah....hehhehe.maklumlah udara dingin jadi kebawanya laper mulu...ckckck. Setelah makan saya pun berbincang lagi bareng mereka, dari mana dan mau kemana aja? banyak dah yang diceritain. Pukul 20.00 mata saya sudah mulai meredup saya pun pamit untuk istirahat terlebih dahulu ke kamar karena badan sudah capek sekali . Barang2 pun saya bawa ke kamar dan pemuda yg tadi saya temuin akan mengajak saya ke Bukit Sikunir pada Pukul 5 pagi untuk melihat Golden Sunrise. Sebelum Tidur Alarm saya set Jam 5 pagi.

Untuk cerita selanjutnya menyusul OK
Oldest

12 comments

Click here for comments
The Geeks
admin
January 8, 2014 at 11:13 AM ×

manatp ceritanya bos, benar2 jiwa adventure!

Reply
avatar
Unknown
admin
January 12, 2014 at 10:05 PM ×

mantap gan...ane jg ada rencana solo touring jakarta padang nh awal februari

Reply
avatar
Admin
admin
May 29, 2014 at 7:01 AM ×

Keren... Cerita touringnya bener-bener menginspirasi gan.
Regard, Vixion Touring.

Reply
avatar
Siswo Aji
admin
September 11, 2014 at 12:39 AM ×

Kapan" ikut dunk jadi duet touring..salam bikers

Reply
avatar
Unknown
admin
September 28, 2014 at 8:06 AM ×

Gan blh minta contact person rodja homestay dong klo ada

Reply
avatar
Unknown
admin
February 15, 2015 at 9:53 AM ×

hati2 bro/sist lagi marak begal motor kalau jalan siang saja lebih aman

Reply
avatar
Unknown
admin
June 19, 2015 at 10:14 PM ×

Wwwwiiihhhh keeerrreeennnn... Mantabbb..

Reply
avatar
June 19, 2015 at 11:48 PM ×

wihh keren gan jadi pengen ikut touring :D hehhehee

Reply
avatar
Unknown
admin
April 21, 2018 at 7:35 PM ×

Pretty section of content. I just stumbled upon your site and in accession capital to assert that I acquire actually enjoyed account your blog posts. Anyway I'll be subscribing to your feeds and even I achievement you access consistently rapidly. aol email login

Reply
avatar